Saturday, December 31, 2005



Saat waktu berganti
sejenak kita merenung
apa yang telah kita lakukan
apa yang belum terlaksana

Di tahun baru, kerjakan yang tertinggal
laksanakan yang baru
Tekadkan keinginan
agar tak ada lagi yang tertinggal
karena hidup terus berjalan

Keluarga Usmar Kurniawan mengucapkan : Selamat tahun 2006 buat seluruh keluarga, teman, sahabat, dan handai taulan dimanapun berada.





Tuesday, December 27, 2005


Kami Akan Selalu Mencintaimu, Mbah Kung


Hai dunia, bagaimana kabarnya menjelang akhir tahun ini ? Di penghujung tahun 2005, tepatnya tanggal 20 Desember pukul 08.30 di Jetis Pasiraman, Yogyakarta Kota, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah berpulang Bapak dan Mbah Kung kami, M. Kusnan Hanafi.

Ini merupakan akhir perjalanan Mbah Kung di dunia fana, setelah menderita sakit kanker kandung kemih selama dua tahun. Meski sempat dioperasi di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, dan menjalani kemoterapi, tetapi Allah SWT lebih menghendaki Mbah Kung kembali ke haribaanNya.

Kami sekeluarga (Mbah Uti, Ayah + Ibu + Lily + Kayla, Bulik Santhi, dan Om Yan) ikhlas dan tabah karena ini merupakan yang terbaik buat Mbah Kung. Apalagi saat lebaran kemarin, Mbah Kung sudah memberikan pesannya bahwa apapun yang terjadi, kami harus selalu satu dan tidak boleh saling menyakiti. Mbah Kung juga mengatakan terutama buat Mbah Uti, hidup harus tetap berjalan dengan atau tanpa Mbah Kung.

Cuma satu yang bikin Mbah Kung menangis, beliau tidak bisa menggendong-gendong de' Kayla dari lahir hingga de' Kayla berumur satu tahun. Dan mungkin Mbah Kung saat itu sudah punya feeling, berkata gak bisa mendampingi cucu-cucu hingga dewasa.

Meski baru 7 tahun menjadi anak Mbah Kung, buat Ibu banyak kenangan yang tak terlupakan terutama jika kami pulang ke Yogya, Mbah Kung dengan si pitungnya (honda jaman dulu..he...he..) selalu menjemput kami baik di Stasiun Tugu atau Bandara Adi Sucipto. Ini selalu dilakukannya bahkan pada saat beliau sakit (sebelum masuk ke rumah sakit). Sementara buat Kak Lily, sebagai cucu pertama Mbah Kung, cinta kasih Mbah Kung tak terhingga. Mbah Kung tidak pernah marah, selalu membangga-banggakan cucunya, bahkan menyisir rambut dan menyuapi Kak Lily, Mbah Kung jagonya.

Mbah Kung menderita kanker kandung kemih sudah sejak dua tahun yang lalu. Awalnya Mbah Kung tidak bisa buang air kecil, waktu diperiksa ke rumah sakit dikatakan Mbah Kung menderita prostat. Saat itu Mbah Kung sudah disuruh untuk operasi tetapi Mbah tidak mau malah memiliki pengobatan alternatif. Ternyata pengobatan alternatif itu tidak berpengaruh buat Mbah Kung (ada orang yang cocok, ada yang tidak). Karena ternyata pengobatan itu malah membuat racun baru pada tubuh Mbah Kung sehingga penyakitnya sudah menyerang paru-paru.

Akhirnya setelah Mbah Kung berobat selama setahun di alternatif dan diyakinkan untuk operasi, maka pada bulan Maret Mbah Kung dioperasi kandung kemihnya. Untuk memulihkan kesehatannya, dokter meminta dilakukan kemoterapi, entah bagaimana kemoterapi itu malah membuat ketahanan tubuh Mbah Kung berkurang. Mbah Kung yang berat badannya tadinya 65 kilogram, kemudian saat sakit 50 kg, pada saat lebaran kemarin hanya 32 kg ! Bayangkan betapa kurusnya Mbah Kung.

Karena tidak tahan dengan kemoterapi, Mbah Kung tidak mau menjalaninya lagi padahal tinggal 2 kali kemo. Sejak itulah, kesehatan Mbah Kung semakin menurun namun Alhamdulillah hingga menjelang kematiannya, Mbah Kung tidak pernah koma bahkan mampu mengucapkan syahadat sebelum meninggal dunia.

Seperti kata Mbah Kung, hidup mesti berjalan namun kenangan Mbah Kung tetap tak akan terlupakan hingga akhir jaman. Selamat jalan Mbah Kung, cinta kami menyertaimu. Ya Allah, tempatkanlah Mbah Kung ditempatmu yang terbaik dan semoga amal ibadahnya semasa hidup Engkau terima. Amiin.

Tuesday, December 20, 2005


Memori 17 - 18 Desember 2005

Apa kabar dunia ? Semoga menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, semuanya pada cerah ceria :)

Sedikit cerita dari kami tentang de' Kayla yang pada hari Minggu, 18 Desember 2005 lalu, berumur satu tahun. Tidak ada pesta, karena memang dari awal Ibu sama Ayah tidak merencanakan pesta untuk memperingatinya. Bagi Ayah/Ibu, seperti halnya ultah Kak Lily, peringatan ultah cukup dengan memotong kue tart dan nasi kuning, bersama saudara-saudara, dan tetangga-tetangga sekitar rumah saja.

Tetapi kali ini, rencana untuk de' Kayla tinggal rencana. Pertama Ompung Doli dan Ompung Guru sudah kasih tau gak bisa datang karena Ompung Doli agak kurang sehat dan kebetulan harus menghadiri Halal Bi Halal warga Tapanuli Utara se-Jabotabek. Trus kedua, Mbah Kung yang memang sudah sakit parah, hari Jumat malam, kesehatannya semakin memburuk.

Ketiga, Kak Lily tersayang, saat mengaji di TPAnya, perutnya kena tendang sama teman lelakinya yang waktu itu sedang main bersama teman laki yang lain. Kata Lily, waktu itu sedang istirahat mengaji, saat lewat didepan teman-teman yang sedang bermain, tiba-tiba perutnya terkena tendangan yang sebenarnya diarahkan kepada teman laki yang lain. Kak Lily yang badannya kurus pun semalaman merasa kesakitan. Ibu rasanya pengen marah, tapi mau bagaimana lagi, gurunya dan orang tuanya sudah minta maaf. Ibu cuma nasihatin Kak Lily saja supaya kalau ada teman laki lagi main-main jangan dekat-dekat. Alhamdullilah setelah dibawa ke dokter keesokan harinya, perut Kak Lily gak apa-apa.

Oh yah, karena Kak Lily sakit ini, Ibu jadi gak bisa menghadiri arisan perdana Blogfam dirumah Tante Rieke, padahal udah janjian sama Tante Yaya untuk datang. Maaf yah, semoga arisan kedua bisa datang.

Selain itu juga, Ibu lagi deg-degan nih karena tempat kerja Ibu sedang melakukan PHK besar-besaran. Gimana gak ? katanya sekitar 400 orang dari 1000 karyawan bakal di PHK. Jadi disetiap sudut kantor banyak bergerombolan orang yang mengutip lagu Obbie Messakh, "resah dan gelisah menunggu disini". Menantikan keputusan, apakah hari ini akan bekerja seperti biasa, atau pulang kerumah dengan pesangon :(

Nah, karena itulah ultah de' Kayla, berlangsung biasa-biasa saja, tetapi tetap istimewa karena semua keluarga baik yang di Jakarta, Yogyakarta, dan Bekasi sekitarnya, memberikan ucapan dan doa buat de' Kayla. Tak ketinggalan juga kadonya...he...he...

Diatas semua itu, yang tak kalah mengharu biru adalah saat membuka blog di kantor pada hari Seninnya, beberapa ucapan selamat dan doa diberikan dari teman-teman blogger buat de' Kayla, padahal banyak diantara mereka Ibu belum pernah bertemu. Selain itu yang bikin surprise adalah saat membaca pesan dari Om JaF, bahwa de' Kayla terpilih sebagai Our Baby Forum Blogfam 2005, karena ulang tahunnya bertepatan dengan ultah Forum BlogFam.

Akhirnya, terima kasih buat semua yang telah mengirimkan ucapan dan doanya buat Kayla. Dan terima kasih tak terhingga untuk seluruh keluarga Blogger Family, yang membuat kehidupan virtual menjadi nyata dengan segala perhatiannya.