Showing posts with label Cerita Kayla. Show all posts
Showing posts with label Cerita Kayla. Show all posts
Thursday, December 18, 2008
Wednesday, April 09, 2008
(Cerita Kayla) Jatuh dan Benjol

Kemarin sore, lagi asyik lari-lari sama Mbak Neta, Mbak Rieke, Mas Gery dan Gilang, dijalan depan rumah, aku jatuh. Kepalaku mencium jalanan, sakit banget. Aku langsung nangis, jidatku benjol sama sedikit ada darah. Mbak Lily dan Kak Nur, langsung dekatin aku yang lagi nangis. Mbak Lily langsung peluk aku, Kak Nur bersihin jidatku. Trus dikasih salep zambuk.
Mbak Lily langsung telepon Ina di kantor. Mbak Lily kasih tau aku jatuh. Kasihan Mbak Lily malah diomelin Ina. Kata Mbak Lily, kok aku sih yang disalahin, kan adek sendiri yang main lari-larian padahal sudah dilarang. Mbak Lily bilang sama aku, tuh kan dek, mbak Lily yang diomelin Ina. Adek jangan lari-larian lagi yah. Karena aku nangis, Mbak Lily langsung peluk aku. Cep..cep, diam dek, nanti kepalanya tambah sakit, kata Mbak Lily sambil tepuk-tepuk badanku. Gaya deh Mbak Lily, udah kayak Ina aja kalau bujuk aku yang lagi nangis.
Pulang kantor, Ina langsung lihat kepalaku. Aduh dek, kok bisa seperti ini sih, kata Ina, sambil periksa-periksa kakiku apa ada yang luka. Kalau lihat anaknya luka, Ina langsung deh panik, langsung perintah-perintah Ama, Kak Nur, ambil salep, ambil handuk kecil, air panas, buat bersihin lukaku.
Ina marah-marah lagi sama Kak Nur dan Mbak Lily. Kata Ina sama Kak Nur dan Mbak Lily, udah dibilangin berapa kali adek harus diperhatiin kalau main, jangan sibuk sendiri, kalau adek main harus diikutin kemana aja. Mbak Lily bilang, sudah ngikutin aku dan larang aku lari-lari tapi aku ngak nurut. Ina bilang, kalau aku ngak nurut, ngak apa-apa dimarahin, dan adek diajak pulang aja ngak usah main diluar.
ps : ditulis Ina, berdasarkan cerita Mbak Lily
Wednesday, January 16, 2008
Mencari Sekolah

Kalau dulu waktu Mbak Lily mencari sekolah dasar, kami agak kerepotan, sekarang untuk urusan sekolah Kayla, sudah ngak perlu berpikir keras lagi.
Yup, Insya Allah tahun ajaran baru nanti di bulan Juli, Kayla akan masuk ke TK A Bani Saleh I, mantan sekolah TK Mbak Lily dulu.
Kenapa disitu ? selain deket sama rumah, kan nanti kalau sekolah nganternya bareng sama Mbak Lily, yang kebetulan sekolah di SD Bani Saleh IV, disamping calon sekolahnya Kayla.
Kami juga sudah tahu kualitas pengajaran di TK itu dan untuk harganya masih terjangkau sama kantong :) Dan yang paling penting, seragam batiknya masih bisa dipakai sama de Kayla.
Cuma yang bikin mangkel, dari sekarang ini kami sudah harus mendaftar karena tempatnya yang terbatas :( So, siap-siap menyambut sekolah baru de' Kayla.
Tuesday, January 08, 2008
Tampang Baru

Masih inget postingan yang Tukang Cukur. Nah si adek centil ini sekarang punya tampang baru :))
Dasar berbakat jadi tukang salon kali yah, waktu diajak ke salon seneng betul dan pas dipotong rambutnya sama Tante Nining, si adek anteng aja, ngak banyak bergerak.
Sama Tante Nining, rambut adek yang kruwil dipotong abis, jadi deh berambut cepak :D
Kalau dah begini, bataknya kelihatan banget yah...kekekekekkkk...
Tuesday, December 18, 2007
Tiga Lilin

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
***
Untuk tiga lilin de' Kayla, yang selalu penuh tawa dan senyum. Teriring doa agar kau mampu menjadi sosok yang terbaik bagi dirimu sendiri dan keluarga yang menyayangimu.
Penuh cinta dari :
Ama, Ina, Mbak Lily, Mbah Siti, Ompung Doli, Ompung Guru, Om Yan, Tulang Wahyu, Tulang Ari, Tante Ida, Inang Uda, Bapak Uda, Bulik Santhi, Kak Ririn, Babang Ara, adek Amel, Nantulang Vera, Nantulang Rani, dan semua
Monday, December 10, 2007
Tukang Cukur

De Kayla rupanya bercita-cita ingin menjadi tukang potong rambut.
Maka iapun memotong rambutnya sendiri.
Krees...krees...rambut depan pun dipotong pendek, hingga menjadi poni tak beraturan.
Krees...krees....rambut samping kuping kiri juga ikut terpotong, hingga panjangnya ngak sama dengan yang kiri.
Tinggal Ina dan Ama menatap tanpa berkedip :)
Mau kerja di salon yah dek ? Ntar aja yah kalau udah gede.
ps : hasil foto tante dahlia
Sunday, April 22, 2007
Weekend Conversation

Suatu hari di malam minggu. Dua orang gadis kecil sedang asyik bermain. Rumah berantakan seperti kapal pecah. Si ibu yang asyik membaca kemudian mendengar percakapan dua gadis kecilnya.
Lily : De Kay jangan main boneka itu. Kan punya kakak.
Kayla : Punya adek kali...
Lily : Ih, adek mah dibilangin ngak bisa. Nakal.
Kayla : Kakak kali....
Lily : Ya udah, kakak ngak mau main sama adek.
Kayla : bialin kali.....
Si Ibu ikut menengahi.
Ina : Jangan berantem. Mainnya yang tenang.
Kakak harus ngalah sama adek.
De Kay juga ngak boleh nakal.
Kayla : bialin kali....
Mbak Iyah yang dari tadi memperhatiin akhirnya komentar juga.
Mbak Iyah : Ih...adek sekarang kalau ngomong pakai kali. Dikit-dikit kali. Sebel deh.
Kayla : bialin kali.....
Gini nih, kalau arus "globalisasi" udah menerjang anak umur 2,5 tahun.
Monday, January 29, 2007
Miss Tutup Pintu

De' Kayla sekarang lagi doyan main pintu :)
Ngak tau kenapa, yang jelas kalau ada temannya atau siapa aja (kata mbak Iyah sih, yang Kayla ngak suka), pasti pintu depan langsung ditutup sama Kayla.
Mending tutupnya pelan, ini asli dibanting, brak....brak...
Dan akhirnya hari Minggu kemarin, tuh pintu dengan suksesnya rusak.
Gagang kunci pintu depan rusak. Murnya pada lepas.
Karena udah maghrib, dan tukang material udah tutup, si Ayah pun bergaya ala Mc Giver, membenahi pintu sekedarnya, yang penting bisa ditutup dulu.
Udah rusak aja, pagi pas orang tuanya mau berangkat kerja, de' Kayla masih tutup pintu dengan gaya membanting, karena lihat ada anak tetangga mau datang main kerumah.
Satu pintu sudah jadi korban, entah pintu mana lagi yang menunggu nasib (
Subscribe to:
Posts (Atom)